20. Karir Politik Anies Baswedan
Jadi Capres Teratas versi ARSC, Anies Salip Prabowo dan Ganjar
Limapagi.com | yesterday
LIMAPAGI – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menempati posisi teratas kandidat calon presiden (Capres) 2024 versi Lembaga survei Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC). Peneliti ARSC Bagus Balghi menyebut posisi Anies tersebut menggungguli Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
“Anies Baswedan menjadi sosok kandidat calon presiden 2024 teratas dalam survei ini. Disusul kemudian Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo,” kata Bagus dalam konferensi pers virtual bertajuk Sumber Kepemimpinan Nasional: Menuju 2024, Sabtu, 21 Mei 2021.
Berdasarkan hasil survei, kata dia 17,01 persen responden bakal memilih Anies jika maju dalam pemilihan presiden. Urutan kedua, yakni Prabowo yang dipilih 14,31 persen responden dan 11,25 persen memilih Ganjar.
Selain Anies, menurut Bagus kandidat keempat yang dijagokan responden adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Ia dipilih oleh 6,87 persen responden.
Selanjutnya, ada nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang mendapat 5,86 persen suara responden dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dengan dukungan 5,55 persen responden.
Berikutnya responden memilih Menteri Sosial Tri Rismaharini sebanyak 3,97 persen, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebanyak 3,83 persen, dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani sebanyak 2,48 persen.
Sementara itu, nama Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawangsa berada di urutan kesepuluh dengan dengan suara 0,66 persen.
Ia menyebut hasil survei tersebut bukan angka pasti. Karena hasil survei masih berpeluang berubah. Pasalnya, sebanyak 60,66 persen responden menjawab menyatakan masih bisa mengubah pilihan.
Adapun yang menyatakan diri tidak akan mengubah pilihan sebesar 31,82 persen responden.
Survei ARSC ini dilakukan rentang akhir April hingga awal Mei 2021. Jumlah reponden yang dilibatkan sebanyak 1.200 orang perwakilan dari 34 provinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini sebesar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Komentar
Posting Komentar